Laman

Senin, 18 November 2013

Tanpa Pernah Aku Tau Apa Yang Ada di Dalam Hatinya..

Kamunya gimana? Apakah ada perasaan yang berbeda? Kamu sadar gak kalau sekarang kita seperti mencoba saling menjauh? Tapi sebenarnya aku nggk mau seperti itu. Sekarang siapa yang berubah? Aku atau kamu? apakah aku perlu minta maaf? Minta maaf karena apa? Aku tidak mengetahui salah dan penyebab yang membuat mu seperti sekarang.  Kamu aneh, kamu nggk kayak dulu lagi, aku kangen kamu yang dulu!
Aku mau kita akrab seperti dulu lagi. Dulu setiap saat kita bercanda, kamu menyapa ku lebih dulu,  dan setiap tulisan dan emotion yang kita gunakan untuk tertawa walau pun tanpa suara. Aku kangen di saat saat itu. Di saat handphone ku slalu berbunyi karena pesan dari mu. Dulu setiap malam sembelum aku tertidur aku selalu menghabiskan waktu ku membaca pesan singkat darimu, tawa kecil mu, senyum berbentuk tulisan dan candaan  kita yang selalu membuat ku tersenyum dalam diam. Perasaan ini sangat dalam, sehingga aku memilih untuk memendamnya.  Tapi apakah kau juga begitu? Aku ragu!  Aku ingin tahu, apa sesungguhnya yang ada di hati mu? Aku ingin tahu bagaimana aku di mata mu? tapi aku tak punya keberanian untuk menanyakan hal itu. Kamu tak benar benar hilang hanya kadang hilang kadang muncul. September lalu aku masih ingat kita pernah begitu akrab.
Aku ingin percakapan kita seperti dulu, semua percakapan yang berupa pesan singkat, kata-kata di dalamnya tak pernah aku lupakan, bahkan aku masih menyimpannya sekarang, aneh? Tapi memang begitu kenyataannya. Seandainya aku bisa meminta kepada Tuhan untuk bisa mengulangi percakapan manis itu untuk kesekian kalinya. Aku tidak ingin kita menjauh seperti ini.  Ingat,  apa yang aku lakukan padamu ketika ulang tahun mu di awal agustus lalu? Aku tidak tidur hingga pukul 12 malam, terus segara aku kirim kan ucapan selamat ulang tahun walau pun hanya berupa pesan singkat tapi itu hal yang aku anggap berkesan.
Tapi sekarang bukan dulu lagi. Sekarang kita jarang berkomunikasi, kabar mu hanya aku curi dengan melihat isi twitter mu dan facebook mu. Itu juga terkadang ada terkadang tidak.  Apa yang harus aku lakukan agar aku bisa tetap kuat dan bertahan? Ku larikan rasa rindu ini dan galauan ini ke dalam tulisan yang mungkin setelah kamu baca hanya menimbulkan tawa kecil dari mulut mu.  Dan mungkin menurutmu ini adalah rindu dan galaun yang lucu. Aku kira tidak ada lagi perkenalan yang indah hanya di awal saja tapi ternyata sekarang aku merasakannya lagi.
Jadi apa kabar mu sekarang? Mungkin banyak hal yang baru yang tidak aku tahu dari mu. mungkin salah aku yang terlalu cepat jatuh cinta kepada mu. Pertama kali bertemu di timeline twitter,  aku  terlalu penasaran ketika mengetahui kehadiran mu mulai mengisi kekosongan hati ku.  kebahagian ku mulai hadir saat kamu meminta nomor handphone ku dan menyapa lebih dulu dalam pesan singkat…..dulu
Dulu aku berharap bisa menjadi sebab kamu tersenyum, bisa menjadi seseorang yang kamu ingat selalu dan bisa menjadi seseorang yang special di hati mu tapi ternyata harapan ku terlalu tinggi.  Sekarang aku memang sudah berhenti berharap, tapi bisakah kamu tidak seperti sekarang ini? Aku tahu semua akan berakhir seiring berjalannya waktu dan akan indah pada waktunya. Aku membayangkan jika suatu saat nanti perasaan ku akan hilang, aku memimpikan ketika kamu tak lagi ada di hati ku. tapi kapan itu terjadi? Tak mudah meyakinkan diriku untuk segera melupakan mu dan membuang persaan ini. Seandainya kamu bisa membaca apa yang di pikiran ku saat ini, mungkin kamu akan mengerti sejenak.
Aku menulis ini ketika aku tak kuat lagi menangis, aku menulis ini ketika aku tak mampu memendam perasaan ini, aku menulis ini ketika hati ku mulai lelah berdiam. Lebay? Setidaknya aku tidak memalsukan perasaan yang sebenarnya!

Selasa, 01 Oktober 2013

Kamu Mencintaiku?



Seorang cowok berambut cepak sudah berdiri di depan sebuah danau, memegang sebuah gitar berwarna coklat. Dia yang dari tadi menunggu kedatangan ku. Aku pun berjalan mendekatinya

“maaf kalau kelamaan nunggu”

“nggk lama kok, yuk duduk”

Mendengar jawaban darinya aku hanya tersenyum dan ikut duduk di samping kirinya. Dia langsung memeluk gitarnya  memainkan sebuah lagu favourite ku,” laguku by Ungu”. Aku kaget, dan menatap kearahnya, dia hanya membalas  dengan senyum sambil menyanyikan lagu itu. Lirik demi lirik aku rasakan, suara gitar dan suaranya yang merdu membuat suasana di danau itu tenang dan aku sangat menyukai itu.

Lagu pun selesai di nyanyikan. Aku bertepuk tangan dan memuji suaranya yang bikin aku terlena. Dia hanya mengucap terimakasih dengan tatapan mata kearah danau.

“apa yang kamu rasakan sekarang?”  katanya

“senang dagdigdug dan terhibur”

“terhibur karena ada aku di samping kamu atau karena lagu tadi?”

“dua dua nya” kataku

“ohhh…. Kamu nggk mau tau apa yang aku rasakan sekarang?”

“memangnya aku boleh tau?”

“boleh dong” jawab lelaki itu sambil mengangkat kedua alisnya

“hemm..apa yang kamu rasakan sekarang?” Tanya ku serius

“yang aku rasakan sekarang adalah cinta”

Aku terdiam kaget, dia merasakan cinta? Benarkah itu?

“aku serius” sambungnya lagi seakan membaca pikiran ku

“kenapa bisa?” Tanya ku lagi

Dia mengambil tangan ku dan menggenggamnya  “cinta itu tanpa kenapa”

Aku diam, seribu pertanyaan mulai muncul di otak ku, benarkah dia juga mencintaiku? Inikah akhir dari penantian panjang ku? Inikah yang di namakan indah pada waktunya? Tolong yakin kan aku lebih dari ini..

“akuu cinta sama kamu, aku sayang sama kamu” ucapnya seakan tau apa yang aku pikirkan

“makasih ya”

“hanya terimaksih? Kamu nggk mau bilang kalau kamu juga sayang dan cinta sama aku?”

“bukan kah aku yang duluan mengungkapkan perasaan ini dari pada kamu! ingat?”

Sekarang gantian, dia malah diam tak menjawab pertanyaan ku, ntah apa yang dipikirkannya.

Aku mencoba menebak tapi tidak aku bisa tahu apa yang dipikirkannya.

“iya aku ingat” ucapnya

Aku hanya senyum kearahnya , seakan menjawab kalau aku senang karena dia ingat, dia juga mengetahui perasaan aku, bahwa aku juga mencintai nya dan perasaan itu tidak pudar sampai detik ini.

“kamu mau jadi pacar aku?”

Pertanyaan itu! Pertanyaan yang selalu aku tunggu akhirnya terucap juga dari mulut dia. Senang dan benar benar senang. Karena aku lah orang yang selalu menunggu dia untuk jatuh cinta. Jatuh cinta kepadaku tepatnya!

“kamu serius?” Tanya ku untuk memastikan ucapanya

“iya aku serius, mau kan?”

Dengan hati yang berbunga bunga aku pun mengangguk ‘iya’

Tiba-tiba aku langsung merasakan sebuah pelukan hangat, pelukan yang selalu aku nantikan, sebuah pelukan dari orang yang telah lama bersarang di hati ku. Salah satu mimipi ku terwujud, karena sekarang aku menjadi milik dia, dia menjadi milik aku. Oh Tuhan terimakasih buat angurah ini, aku pasti akan menjaganya agar tidak hilang. Cinta, biarkan dia menjadi cinta terkahir di hidup ku sungguh aku berharap dia lah jodoh yang telah di siapkan Tuhan untuk aku. Untuk menamani aku menikmati  dunia ini.

Langit di sebelah barat pun mulai berubah menjadi jingga ke ungu-unguan. Matahari sudah hampir meninggal kan bumi. Aku dengannya masih di tepi danau menikmati sunset dengan canda tawa dan kemesraan.

Saat asik tertawa bersamanya tiba-tiba ada orang yang melemparkan sebuah benda ke arah punggung ku, aku kaget dan langsung menoleh kebelakang. Ternyata adik ku yang melemparkan bantal ke punggung ku hingga aku terbangun. Aku duduk di tempat tidur ku. Aku pun menyadari kalau itu hanya sebuah mimpi indah.  Ya hanya mimpi yang sangat indah.

Kamis, 19 September 2013

ada apa dengan kita yang sekarang?



Aku udah lama banget nggk ngerasain perasaan ini, tapi setelah dekat sama kamu, aku ngerasainnya lagi. Kamu adalah orang yang ternyata mampu membuat aku merasakn getaran cinta itu lagi. Perasaan yang begitu dalam dan indah. Jatuh cinta itu indah, tapi nggk selalu indah. Jatuh cinta tapi kita hanya bisa menyimpannya dalam hati itu rasanya perih. Jatuh cinta diam-diam. Kalau di ingat ingat sudah lama aku menyimpan perasaan ini. Perasaan cinta dan sayang buat kamu. Kamu apa kabarnya? Aku kangen sama percakapan panjang kita di pesan singkat atau pun telpon. Aku kangen kamu. kangen banget. Tapi apa iya kamu juga kangen sama aku?
Udah lama ya kita nggk ketemu, jadi kangen sama kita yang dulu. Kamu sekarang kadang muncul kadang hilang. aku kangen kamu yang dulu, kangen kita yang dulu,kangen  kita yang nggk saling berjauhan seperti sekarang. Kita yang sekarang saling berjauhan. Seakan saling mencoba menghilang dari kenyataan.tapi  aku tetap disini, aku tetap menikmati perasaan ini, perasaan sayang, cinta, kangen, sedih dan aku juga menyimpan semua rasa kegelisahan di hati ini. Aku sedih  karena kita yang sekarang, kita yang udah nggk semanis dulu. Aku gelisah karena kamu yang misterius. Terkadang aku mikir mungkin ini karena ada faktor lain yang aku nggk tahu. Terlintas di pikiran aku, kalau aku belum bisa masuk kedalam hidup kamu seutuh nya, aku juga nggk kenal kamu seperti dia kenal sama kamu. dia yang lebih banyak tahu tentang kamu kebanding aku, tapi aku selalu berusaha mencari tahu tentang kamu sebisa aku walaupun aku tahu nggk mungkin aku bisa mengenal kamu seperti dia mengenal kamu. aku pernah mikir kalau ternyata kamu masih nyimpan perasaan sama dia dan dia juga mempunyai perasaan yang aku miliki. Dia (masih) cinta sayang dan kangen sama kamu.
Aku ingin menjadi orang yang kamu pikirkan sebelum kamu tertidur dan bangun dari tidur mu. Aku juga ingin menjadi orang pertama yang selalu kamu sms di pagi hari dan menjadi orang terakhir yang kamu sms di malamnya. Kamu mulai jadi sosok yang aku rindukan, hampir setiap saat aku menunggu pesan singkat mu. Pagi siang soreh malam sampai aku mengantuk dan terlelap. Kalau tidak aku dengar kabar tentangmu, aku meminta kepada Tuhan untuk memberikan kabar mu lewat mimpi di tidur ku. Begitu juga ke esokkan harinya. Menunggu kabar mu, pesan singkat mu, dan kepastian. Rasa ini semakin lama memang membebani pikiran ku tapi hati ini yang meminta untuk tetap disini. Ntah sampai kapan aku harus tetap disini. Disini bertahan buat kamu. aku hanya berharap agar semua ini tidak sia-sia.
Tapi seandainya semua ini hanya sia-sia, aku terima dengan sebisa ku dan sekuat mungkin. Jika aku harus kehilangan lagi aku siap. Mungkin Tuhan masih ingin menguji kesabaran dan ketangguhan ku. Jika suatu saat nanti aku memang harus kehilangan kamu dan jika suatu saat nanti kamu memang harus aku lupakan, apa boleh buat. Aku harus merelakan mu, melupakan mu dan berhenti mengharapkanmu. Tapi jika kamu memang tercipta untuk ku, aku pasti akan memilikimu nanti.

Jumat, 13 September 2013

Cinta Dalam Hati




Nayla gadis cantik yang baru duduk dibangku  kelas 11 SMA Garuda. Dia mempunyai sahabat yang bernama Tira, mereka sudah bersahabat sejak SD. Persahabatan mereka pun langgeng sampai mereka duduk di bangku SMA. Tira juga merupakan gadis yang cantik.

Siang itu setelah pelajaran di sekolah selesai, Nayla dan Tira janjian jam 4 soreh untuk pergi ke acara festival di daerah Bogor.

 “ntar jam 4 kurang 15 menit gue jemput lu ya Nay” kata tira

“iya, awas aja kalau lu ngaret” balas Nayla agak sedikit mengancam

“hahaha yadong, tenang aja gue pasti on time yang penting lu juga udah siap” kata tira dengan tegas

“okee dehh” ucap Nayla sambil merangkul bahu sahabatnya itu dan pergi ke parkiran sekolah untuk pulang kerumah masing-masing.


~~~

15.45 WIB datanglah Tira dengan motornya kerumah Nayla. Tira yang saat itu memakai celana jeans panjang berwarna abu abu, serta sepatu sandal dengan hiasan bunga bunga kecil dan baju polos berwarna putih yang di hiasi kalung panjang bergambar hellokitty yang melingkar di lehernya membuat Tira sangat modis dan menawan. Sedangkan Nayla pada saat itu menggunakan celana jeans berwarna hitam baju panjang blasteran serta sepatu balet berwarna hitam polos dan dia juga memakai kalung panjang seperti Tira tapi Nayla bergambar doraemon. Penampilan Nayla dan Tira sangat menarik dan modis sehingga membuat mereka tampil cantik. Mereka pun otw, sepanjang perjalanan mereka asyik mengobrol
“Ra.. bosan ya sendiri huh” keluh Nayla

“kok sendiri? Kita kan selalu berdua Nay” jawab Tira dengan sedikit menggoda

“aahh lu.. maksut gue tuh bosan sendiri tanpa seorang pacar” balas Nayla

“ciee Nayla sekarang udah mikirin pacaran, cari pacar aja” jawab Tira lagi

“gak ah, biarin dia datang dengan sendirinya” ucap Nayla dengan penuh harapan

“yayaya gue doain yang terbaik buat lu” balas Tira

“makasih sayang” kata Nayla sambil memeluk sahabatnya dari belakang

“ahh apasih lu pakek meluk meluk gue ntar di kira apa” jawab Tira sedikit kesal.

Nayla pun hanya tertawa. Sekitar 15menit kemudian sampai lah mereka bedua di tempat tujuan, sesampai disana Nayla dan Tira berjalan kesana kemari melihat festival yang di gelar itu. Ketika asik berjalan tiba tiba…

“aw…” teriak Nayla kaget

“sorry sorry gue gak sengaja” ucap cowok yang nginjek kaki Nayla

“makanya kalau jalan tuh liat liat dong, kan jadi ke injek kaki teman gue” jawab Tira nyolot

“kan gue udah bilang kalau gue gak sengaja dan gue kan juga udah minta maaf” jawab cowok itu santai

“udah dong udah, kaki gue juga gak sampai lecet kok Ra..” kata Nayla

“tuh.. teman lu aja yang kakinya keinjek gak marah” balas cowok itu dengan tatapan sinis ke Tira.

 Tira cuman diam sambil senyum sinis. Setelah meminta maaf kembali  cowok yang bertubuh tinggi dengan postur tubuh yang ideal itu pergi berlalu meninggalkan mereka berdua.

“nyebelin tuh cowok.. tapi dia ganteng juga sih” kata Tira

“yasih ganteng dan keren” balas Nayla dengan senyum

“ciee Nayla ciee jangan jangan kamu suka sama dia ya” ucap Tira menggoda Nayla

“ha..ha..ha apasih Ra??? Saut Nayla. Tira langsung menggelitik pinggang temannya itu dan tertawa bersama.
~~~



“Gilang kemana sih? Dicariin dari tadi nggak nongol nongol mau nelpon nih handphone pakek acara lowbet lagi” keluh Reno. Setelah kesana kesini akhirnya Reno memutuskan untuk menunggu Gilang di parkiran motor. Reno adalah cowok bertubuh tinggi , berpostur badan yang ideal dan wajah yang tampan, dia siswa di SMA Rajawali yang baru duduk di bangku kelas 12.

Sesampai di parkiran Reno bertemu lagi dengan 2 gadis yang tadi sempat berbincang bincang dengannya.

“hai” kata Reno menyapa Nayla dan Tira

“hello” jawab Nayla dengan senyum manis hingga kelihata lesung pipi di sebelah kanan pipinya

“udah mau pulang ya? Tanya Reno

“iya nih, kamunya?

“belum nih aku lagi nungguin temen, Be The Way kita belum kenalan nih, aku Reno, kamu?” kata Reno sambil mengulurkan tangan nya ke Nayla

“aku Nayla dan ini temanku Tira, salam kenal Reno” kata Nayla memperkenalkan dirinya dan menyambut tangan Reno

“whats up broo” suara Gilang terdengar di telinga mereka

“heiihoo dari mana lu? Gue dari tadi nyariin lu” kata Reno ketus

“sorry mamen gue tadi ada keperluan mendadak hehe biasalah” jawab Gilang sambil nyengir

“ehh Ren nih 2 gadis manis dan cantik siapa?” sambung Gilang

“oh ya, kenalin ini yang pakai baju blasteran namanya Nayla dan sebelah nya lagi namanya Tira, Nay Ra kenalin nih teman gue Gilang”

“hai Gilang” sapa Nayla dan Tira

“hai juga” jawab Gilang malu

“kalau begitu kita pulang duluan ya, daa Reno daa Gilang” ucap Nayla sambil menjalankan motornya

“hati hati di jalan” kata Reno dengan suara cepat. Reno melepas kepergian keduanya dengan senyum senang. Setelah Nayla dan Tira menghilang  dari penglihatan mereka, Karena penasaran dengan Nayla dan Tira si Gilang pun langsung menanyakannyaa kepada Reno

“siapa tu cewek Ren?” Tanya Gilang penasaran

“tadi waktu gue keliling nyariin lu gue nggk sengaja nginjek kaki Nayla jadi ada perbincangan di antara kami” jelas Reno

“ohh gitu” balas Gilang dengan nada panjang. Reno pun langsung menyarter motornya dan pergi pulang meninggalkan lapangan parkirran itu dengan hatinya memanggil nama Nayla.
~~~



“kok diem Nay? Mikirin Reno ya? ucap Tira bingung

“hemmm nggakk kok, aku nggk kenapa-kenapa” jawab Nayla gugup. Tapi hati Nayla berkata Sebenarnya Reno memang menarik. Cowok sopan dan rapi

yakin lu? Ciee Nayla kok sampai gugup gitu sih? Goda Tira. Tapi godaan Tira tadi tidak di tanggapi oleh Nayla. Nayla hanya diam, tapi hatinya berucap nama Reno.



~~~



Nayla kesal kerena barusan selesai makan malam, mamanya  meminta dia untuk nemanin ke salon setelah Nayla pulang sekolah besok. Sebenarnya Nayla paling malas kalau harus nemanin mamanya ke salon tapi kali ini dia menerimannya dengan sedikit suka. Nayla duduk di depan jendela kamarnya, dia kembali mengingat kejadian tadi soreh plus ”Reno”, cowok yang nggk sengaja nginjek kakinya waktu itu, tanpa sadar ternyata Nayla melamunkan dan memikirkan Reno

“argghh kok gue jadi mikirin Reno sih?” katanya ngomong sendiri

“Reno? Ganteng iya, sopana dan rapi” lanjutnya. Nayla berjalan menuju tempat tidur sambil memeluk boneka Doraemon kesayangan nya. Di ingatnya wajah Reno lalu tersenyum dan akhirnya mencoba memejamkan matanya,hingga dia pun terlelap.



~~~


Besok setelah Nayla pulang sekolah………….

Nayla udah siap belum? Mama tunggu di mobil ya” suara mama Nayla dari luar rumah

“iya ma, bentar lagi”

 Nayla pun keluar dari rumahnya dan langsung masuk ke dalam mobil. Mereka pun otw ke salon langganan mama Nayla, sesampai di sana Nayla hanya duduk sambil asyik twitteran

@naylala: huff nemanin nyokap nyalon

@naylala: belum 5menit aja gue udah bosen

@naylala: seandainya ada yang nemanin gue ngobrol


Saat asik ngetweet tiba tiba…

“Nayla? Lagi ngapain?” terdengar suara cowok

“Reno?” kata Nayla kaget

“iya hehe, lu ngapain di sini?” Tanya Reno basa basi

“nungguin nyokap lagi nyalon nih, lu sendiri?”

“sama nih, gue juga lagi nungguin nyokap nyalon padahal kan gue anak cowok jadi lucu aja kalau harus nemanin nyokapnya nyalon terus, ya beginilah nasib jadi anak cowok satu satunya alias anak tunggal” ucap Reno panjang lebar. Nayla yang mendengar omongan Reno tadi hanya tertawa geli

“kok malah ketawa sih Nay? Ada yang lucu?” Tanya Reno heran

“kamu sih lucu sampai harus ngejelasin begitu detailnya” jawab Nayla dengan  sedikit ketawa. Reno pun hanya tersenyum malu.  Mereka pun akhirnya ngobrol banyak, mulai dari alamat rumah, sekolah, hooby dan hal hal yang gak penting juga. Sampai akhirnya mereka saling tukar nomor handphone. Nayla yang awalnya nggak senang menunggu mamanya ke salon menjadi senang ketika Reno ada di sampingnya.

~~~



Hay Nayla masih ingat sama gue kan? :)  sms dari Reno


Hay juga Reno, masih ingat dong :D  balas Nayla. Mereka pun saling berbalas balassan sms sampai kata kata “goodnite and goodsleep” mengakhiri sms mereka.

Setelah pertemuan di salon itu, Nayla dan Reno menjadi lebih dekat dan berteman baik. Hari demi hari mereka saling berinteraksi melalui sms, telponan, chatting, mention dan sering kali juga mereka jalan dan ngumpul bareng Tira dan Gilang juga. Sms yang selalu di awali dengan “gdmornig, have a nice day” dan di akhiri dengan “gdnite and gdsleep nice a dream”.

Nggk terasa, kedekatan mereka sudah 10bulan. Nayla pun merasa nyaman dengan sikap Reno yang dingin dengannya, menurutnya Reno adalah cowok yang asik, humoris, bisa membuat suasana nggk kaku, baik, perhatian, tulus dan dewasa. Nayla teringat percakapannya sama Tira sebelum dia bertemu Reno waktu itu. Mungkin ini yang di namakan cinta yang datang dengan tiba-tiba. Ternyata  tumbuh rasa di hati Nayla, Dia suka Reno dan lama kelamaan rasa itu menjadi sayang dan cinta. Ya Nayla jatuh cinta kepada Reno, selama 10bulan dekat dengan Reno, Reno memang nggk pernah member harapan apapun kepada Nayla. Tapi ternyata Nayla mulai jatuh cinta dengan Reno, dan mulai ada harapan di hatinya, sedangkan Reno? Mungkin kah Reno juga jatuh cinta kepada Nayla?


~~~


Morning Nayla, happy weekend and nice a day Nay :) sms dari Reno yang Nayla daptakan saat dia bangun dari tidurnya

Morning juga Reno, you too ya Ren :) balasan dari Nayla

Iya :D oh ya Nay kalau gue punya pacar gimana?  

Sms Reno yang mengejutkannya. Membaca sms itu hati Nayla langsung down, perasaannya mulai galau, pikirannya melayang. Nayla pun membalas sms Reno dengan rasa takut dan ragu


Bagus dong, kenapa Ren?


15detik kemudian…

bagus ya? gue lagi suka sama cewek dan gue lagi ngerancanain mau nembak dia Nay, doain gue ya supaya lancer trus gue nggk di tolak”

Setelah membaca sms itu spontan air mata Nayla mendarat di pipinya, dia menangis dan ini pertama kalinya Nayla menangis karena Reno, dengan perasaan hati yang galau Nayla pun membalas sms Reno

Iya deh Ren, gu doain lu, tpi ntar kalo udh jadian kenalin ke gue trus jangan lupa sma pajak jadiannya ya balas Nayla. 

Gue sayang sama lu Ren, gue cinta sama lu Ren,tapi lu cinta dan sayangnya untuk siapa?” Ucap Nayla dalam hati. Kemudian sms Reno masuk lagi ke handphone nya

Iya iya tenang aja deh, pasti gue traktir lu makan nanti, mandi gih Nay :p

Nayla pun hanya senyum dan meneteskan air mata, dan memilih untuk nggk membalas sms Reno itu. Nayla galau, hatinya sedih, dia mulai menangis dan memilih untuk mencurahakan isi hatinya lewat tulisan di buku diarynya 

Akunya sayang sama kamu tapi kamu sayangnya sama siapa? Aku disini slalu sayang, tanpa kamu tahu itu. Aku sudah berharap lebih, semua perhatian itu untuk mu,Aku selalu berkhayal kalau nanti aku dan kamu menjadi kita. Andaikan aku bisa mengungkap kan pikiran ini buat kamu, andaikan aku bisa bilang ke kamu kalau aku sekarang cemburu, andaikan kamu tau kalau aku sekarang nangis, andaikan aku orang yang kamu cinta dan sayang, andaikan aku menjadi sosok special di hidup mu, betapa senangnya hati ini kalau ternyata kamu bisa membalas apa yang aku rasakan. Kamu kekasihku yang belum kumiliki.Dari awal kita kenal aku udah bahagia bisa kenal dan menjadi temanmu. Selama ini aku udah diam diam nyimpen perasaan ini, diam diam aku mencintaimu, diam diam juga aku sering memikirkan mu dan mengkhawatirkan kamu kalau gak ada kabar yang aku dengar dari kamu, kamu pemeran utama di pikiran aku, bisakah kamu bayangkan gimana jadi aku?. Sulit bagi ku menerima kenyataan bahwa kamu telah menyukai orang lain. Seandainya kamu bisa membaca otak dan perasaan ku sekarang, mungkin kamu bakal tau semuanya, semua perasaan aku untuk kamu. Tapi pernahkah kamu merasakannya? Kalau ada wanita yang menyanyangimu lebih dari seorang teman. Aku menulis ini saat aku tak tau lagi harus bagaimana. Aku menulis ini ketika mataku menangisi mu. Bisakah kamu bayangkan rasanya jadi aku? Aku orang yang setiap hari gelisah karena tak tahu bagaimana perasaan orang yang aku cintai dan itu kamu. Memang kamu orangnya. Aku yang  Aku merasa nyaman kalau lagi sama kamu, kamu selalu menghadirkan tawa dan senyum di wajah ku, sekarang kamu juga sudah menghadirkan air mataku, aku menangis, menangis karena kamu. seandainya kamu juga mencintaiku, seandainya kamu tau apa yang aku rasakan saat ini, aku takut kamu berpaling dan menjauh. Aku gak mau kehilangan untuk kesikian kalinya, aku lelah kalau harus kehilangan lagi. Haruskah selamanya ini menjadi cinta dalam hati ku?  Tuhan hati ini sungguh ingin memilikinya…..



~~~


Soreh hampir berganti malam. Warna biru langit sudah pecah berganti dengan kombinasi ungu dan jingga. Matahari sudah hampir tenggelam di barat. Sampai soreh sudah berganti malam Reno belum ada membalas pesan Nayla.

“Selamat malam”. Isi pesan singkat yang Nayla kirimkan ke Reno. Nayla berharap Reno membalas pesannya itu. Nayla menunggu dan terus menunggu. Bosan. Sepi. Itu yang dia rasakan. Sampai akhirnya Nayla terlelap.

Matahari sudah muncul di arah timur. Hari sudah pagi. Ucapan selamat pagi Nayla yang dia kirimkan ke Reno tapi tanpa balasan dari cowok itu. Nayla melakukan aktivitas nya seharian di sekolah. Di sekolah dia merasakan kesepian mulai hilang tapi rasa gelisah itu tetap ada. Setelah satu harian Nayla menghabiskan waktunya di sekolah, Nayla pulang kerumahnya. Berharap setelah dia melihat handphone nya ada pesan masuk dari Reno tapi kenyataan pesan itu nggk ada. Nayla sedih, dia kecewa, dia kangen sama Reno. Tapi Nayla nggk pernah capek, dia selalu mengirim pesan ke Reno, meski kadang kadang dib alas  kadang kadang juga nggk dibalas. Nayla tetap sabar menghadapi sikap Reno yang mulai berubah cuek.  Nayla juga merasa kalau sekarang Reno mulai melupakannya.

Setiap pagi Nayla slalu berharap Reno membalas ucapan selamat paginya. Begitu juga setelah Nayla pulang sekolah, dia selalu berharap diantara pesan yang masuk di handphone nya ada pesan dari Reno. Setiap malam Nayla menunggu pesan dari Reno. Ucapan selamat tidur yang biasanya (dulu) Reno kirim untuknya. Meneteskan air mata, berharap Reno tau perasaannya, Nayla khawatir dengan Reno. Nayla sering berkhayal yang indah tentang Reno dan cuman khayalan bukan kenyataan tapi dia selalu bermimpi kalau akan tiba saat itu, saat semuanya akan indah pada waktunya. Nayla melihat handphone nya gelisah. Menunggu. Menuggu. Dan menunggu pesan dari Reno. Nayla benar benar sedih, Nayla kecewa, muncul dipikirannya kalau Reno sekarang lagi asyik dengan cewek yang dia suka.

Ada apa dengan kamu yang sekarang? Apa kah kamu lagi dekat sama orang lain? Atau mungkin kamu bosan sama aku? Aku kangen sama kamu, kangen sama percakapan kita, walaupun hanya percakapan biasa tapi itu special bagi aku. Aku kangen sapaan lewat pesan singkat atau pun suara mu di telpon, aku kangen gurauan kamu, aku kangen semuanya tentang kamu. kamu dimana? Sama siapa? Ngapain aja? Itu selalu menjadi tanda Tanya di hati ku saat ini, tapi apa daya? Aku cuman bisa diam dan tidak menanyakan hal itu tapi padahal aku kepengen tau. Aku di sini selalu sayang kamu, ingat sama kamu, hampir sebelum tidur air mata ku selalu menetes karena tidak ada pesan dari mu, aku menangis, nangiskan kamu!! kamu nggk tau kan?? Tapi aku tetap kuat, aku tetap tegar, aku tetap bisa membuat orang lain tertawa dengan kondisi hati yang sedih. Bisakah kamu bayangkan jadi aku yang selalu menahan air mata agar kelihatan baik baik saja? Aku bertahan disini, aku bertahan buat kamu, berharap kamu bisa membalas perasaan ini berharap suatu saat kamu bakal lebih ngerti sama perasaan aku. Aku nggk pernah ngeluh dengan perasaan yang aku punya, aku nggk pernah lelah dengan perasaan ini, karena menurut ku cinta itu nggk ada ngeluh dan lelah. Andai kamu tau, andai kamu bisa ngelihat hati aku, andai ya hanya andai. Lalu bagaimana aku bisa bahagia dengan mu? Apa yang harus aku lakukan untuk menghibur hati ini? Adakah cara lain untuk aku agar bisa mencicipi cintamu , hati mu, kasih sayang mu, dan perhatian yang slalu tertuju untuk ku?

Laguku by ungu

Mungkinkah kau tahu

Rasa cinta yang kini membara dan masih tersimpan

Dalam lubuk jiwa ingin kunyatakan

Lewat kata yang mesra untukmu

Namun ku tak kuasa untuk melakukannya

Mungkin hanya lewat lagu ini

Akan kunyatakan rasa

Cintaku padamu rinduku padamu tak bertepi

Mungkin hanya sebuah lagu ini

Yang selalu akan kunyanyikan

Sebagai tanda betapa aku Inginkan kamu



Lagu dari ungu mengakhiri tulisan Nayla. Nayla hanya bisa diam tanpa berbuat apa apa karena dia sadar dia bukan siapa-siapa nya Reno. Sekarang udah nggk kayak dulu lagi. Waktu yang Reno miliki untuk Nayla hanya sedikit. Yang dulu bukan sekarang lagi. Kangen sapaan dari Reno walaupun hanya di pesan singkat ataupun telpon. Sapaan manis itu, ejek ejekkan, lelucon yang mereka ciptakan. Nayla kangen banget sama Reno.  Sampai saatnya terdengar lagi kabar yang membuat hati Nayla semakin remuk. Soreh itu saat asik baca novel handphone Nayla berbunyi, di lihatnya ternyata telpon dari Reno, dengan senang hati Nayla pun mengangkat telpon itu

hallo Nay, makasih ya berkat doa lu gue sekarang udah jadian sama cewek yang gue suka, lu memang teman terbaik gue deh, makasih ya Nayla ku yang cantik”. Mendengar  kabar Reno itu membuat Nayla diam dan meneteskan air mata lagi, dengan was was Naylu pun membalas ucapan Reno

“selamat ya Ren, semoga langgeng ya, ingat lu harus traktir gue”

“iya pasti gue nggk lupa kok, tenang aja deh, udah dulu ya Nay gue lagi ada janji nih byee Nay” telpon terputus tut…tut…

Nayla diam, dia sedih, hatinya sakit banget. Reno ternyata hanya menganggap Nayla sebagai teman baik tapi di hati Nayla, Reno adalah orang special di hatinya. Handphone Nayla kembali berbunyi lagi, kali ini telpon dari Tira sahabatnya..

“Tira gue sedihh banget”

“sedih kenapa Nay? Ada masalah?

“Reno Ra, Reno, dia sekarang udah taken sama cewek yang dia suka, gue sedih, dalam hati gue gak rela Ra, gue cinta sama Reno Ra” ucap Nayla sambil menangis tersedu sedu

“iya gue ngerti perasaan lu, udah deh sekarang lu siap siap ya, gue jemput lu trus kita jalan jalan biar lu gak terlalu sedih lagi”

“iya deh Ra” telpon pun terputus………………

Nayla pun bersiap siap. 15 menit kemudian datanglah Tira, mereka pun pergi ke Mall. Tira berhasil membuat sahabatnya berhenti bersedih, walaupun hanya sesaat.


~~~



Keesokan harinya…



Nay, ntar soreh jam 4 gue tunggu lu di kafe jalan mawar ya, jangan gak datang. sms Reno siang itu

Iya deh gue pasti on time, wait ya, balas Nayla.

Mereka pun saling berbalas balasan sms seperti biasa biasa aja tetapi di hati Nayla ada sedikit rasa yang janggal.

Hari pun mulai soreh, Nayla bersiap siap untuk pergi bertemu Reno di kafe biasa tempat mereka ngumpul, saat itu langit agak mendung tapi Nayla tetap pergi. Setelah berjalan menyelusuri jalan mawar tiba tiba turun hujan dengan deras, Nayla yang saat itu tidak membawa jas hujan berhenti di supermarket yang terletak di jalan mawar dengan kondisi basah kuyup Karena Nayla terlalu lama kehujanan. Nayla mengambil handphone nya dan mengetik sms buat Reno

Ren, lu udah dimana sekarang? Gue kehujannan ni sekarang lagi berteduh di supermarket jalan mawar

Jangan kemana mana, gue susul lu disana, balasan dari Reno. 

Reno yang saat itu udah nugguin Nayla di kafe langsung pergi menyusul Nayla dengan memakai jas hujan. 5 menit kemudian datang Reno dengan motor kesayangannya. Dia langsung nyamperin Nayla yang duduk sendiri di pojok supermarket dengan baju basah kuyup. Nayla kedinginan. Reno memberikan jaketnya kepada Nayla agar tidak terlalu dingin. Saat akan memakaikan jaket itu ke Nayla, wajah mereka saling berdekatan dengan jarak 1 jengkal. Reno menatap mata Nayla yang bulat berwarna coklat tua. Nayla juga menatap mata Reno. Jantung Nayla berdetak lebih kencang, hatinya berdebar-debar. 1 ddetik.2 detik. 3 detik. Nayla memulai percakapan

“makasih Ren”

“iya” jawab Reno sambil duduk di samping Nayla

Mereka saling diam sambil menatap hujan. Tidak ada percakapa saat itu, Reno yang melihat Nayla kedinginan langsung mengambil tangan Nayla dan menggenggamnya. Nayla kaget. Renoo ada apa dengan kamu, ini yang bikin hati aku makin sedih desis Nayla dalam hatinya. Tanpa Reno sadari saat itu Nayla diam-diam meneteskan air mata. Sedangkan Reno, hatinya tenang, tapi dia bingung untuk berkata apa kepada Nayla. Udah 10menit mereka diam diamman, hanya terdengar suara hujan dan udah 10menit juga Reno menggenggam tangan Nayla. Gue pengecut banget sih ucap Reno dalam hati.

Akhirnya Reno memulai. Di alihkan wajahnya menghadap Nayla

“Nay?” ucapnya dengan lembut. Nayla tak menjawab tapi dia mengalihkan wajahnya kearah Reno.

“lu nggk kenapa-kenapa kan?”

Nayla hanya diam dan kembali menghadap kedepan. Dia juga nggk tau apakah dia kenapa-kenapa atau tidak. Reno yang melihat Nayla hanya diam seribu kata merasa heran. Perasaan Nayla nggk tentu, senang sedih menjadi satu. Nayla senang karena ada Reno di sampingnya dan sedang memegang tangannya pula. Nayla merasa sedih karena tau kalau sekarang Reno sudah menjadi milik orang lain. Suasana kembali seperti tadi, hanya ada suara hujan dan kendaraan yang lewat di jalan Raya. 1 menit. 2 menit. 3 menit

“Nay, sampai kapan lu harus kayak gini? Sampai kapan ku mau diam diam nyembunyiin perasaan itu? Sampai kapan lu harus sok tegar? Sampai kapan lu bertaha nyimpan perasaan itu buat gue? Sampai kapan Nay? Sampai gue udah mati? Sampai gue udah nggk ada di dunia ini?” ucap Reno ketika hujan mulai redah. Semua ucapan Reno itu terdengan jelas di telinga Nayla.

Nayla nggk nyangka Reno bakalan bilang begitu dengannya secara langsung. Nayla diam (lagi) tapi air matanya mulai jatuh membasi pipinya (lagi). Baru kali ini Nayla nangis di depan cowok yang dia cintai. Dalam hatinya Nayla kepengen sekali menungkapkan semua kegalauannya.

“jawab Nay, gue kepengen tau” ucap Reno dengan nada lembut sambil mengusap air mata di pipi Nayla. Nayla menarik nafas nya dalam dlam lalu….

“gue takut Ren, gue belum siap, gue takut lu nggk punya perasaan yang sama, gue takut lu benar benar ngejauhin gue, karena gue sayang dan cinta sama lu, lu nggk suka sama perasaan gue itu, jadinya lu ngejauhin gue dan ngelupakan gue, gue belum siap Ren kalau kita benar benar putus kontak”

“gue nggk bakalan ninggalin lu Nay, gue bakalan suka kalau lu sayang dan cinta sama gue, karena…. Asalka lu tau Nay, gue juga cinta sama lu, gue juga sayang sama lu, selama ini gue kangen sama lu Nay. Banget”  Kata Reno dengan penuh keseriusan

“lu sayang sama gue? Lu cinta sama gue? Trus kemarin lu bilang lagi suka sama cewek trus lu bilang lagi kalau lu udah jadian sama tu cewek, maksutnya apa? Lu jangan coba menghibur gue dengan berbohong deh, gue tau kalau lu nggk cinta sama gue” ucap Nayla sambil melepaskan tangannya dari genggaman Reno. Reno tertawa geli, Nayla hanya diam dengan tampang bingung.

“dengerin gue ya Nayla bawel” suara Reno lembut sambil memutar badannya menghadap Nayla dan kembali menarik tangan Nayla lalu memegang  kedua tangan Nayla. “asal lu tau Nay, cewek yang gue suka itu lu, waktu gue nelpon lu trus bilang kalau gue udh taken sama cewek itu bohong Nay, gue belum jadian dan pastinya bakalan jadian hari ini. Setelah gue nelpon lu tiba tiba si Tira juga nelpon lu juga kan? Dan lu cerita kalau lu sedih banget, iya kan?”

Nayla hanya diam menjawab dengan menganggukan kepalanya

“itu rencana gue, waktu itu Tira dan Gilang lagi dirumah gue, jadi gue nyuruh Tira nelpon lu untuk mastikan keadaan lu setelah lu tau kalau gue udah jadian, gue takut aja tiba tiba lu bunuh diri kan? Tira dan Gilang udah tau perasaan gue gimana ke lu tapi gue minta biar mereka nggk ngasik tau lu” ucap Reno sambil mengangkat kedua alisnya

“ih nggk sampai bunuh diri juga kali, oh gitu ya diam diam dari gue biar gue sedih melulu” Nayla cemberut

“nggk kok, gue kan cuman kepengen tau seberapa besar rasa cinta lu sama gue” kata Reno sambil mencubit pelan hidung Nayla

“ah tega nih” balas Nayla kesal

“sekarang lu udah tau kan Nay perasaan gue ke lu, jadi lu maukan jadi pacar gue? Ini tulus dari hati gue” ucap Reno dan menatap mata Nayla penuh keseriusan. Nayla melihat ada kesungguhan yang benar-benar dia rasakan. Tanpa mikir panjang lebar lagi Nayla langsung mengatakan “iya gue mau, mau banget” dengan senyum seceria mungkin

“serius?”

“iya serius”

“jadi kita sekarang jadian?”

“iya jadian”. Mendengar jawaban Nayla, dengan santai bibir Reno menyentuh kening Nayla. Reno mencium kening Nayla.

“apaan sih malu tau di tempat umum kayak gini”

“biarin deh, kan sekarang lu udah jadi milik gue” ucap Reno dengan menjulurkan lidahnya. Nayla hanya tertawa melihat tingkah orang yang sekarang udah resmi menjadi pacarnya itu lalu memeluk Reno.
~~~



Akhirnya Reno dan Nayla resmi jadian. Tanpa Nayla ketahui ternyata selama ini Gilang juga melakukan pendekatan dengan Tira dan resmi jadian 1 bulan yang lalu. Nayla merasa kesal karena Tira sebenarnya udah tau apa jawaban dari semua kegelisahan dan tanda Tanya dihidupnya waktu galauin Reno. Tapi Nayla juga senang banget karena ternyata Reno juga mencintainya, semua alasan kesedihannya bukan di sengaja oleh Reno tapi hanya sandiwara dan sekarang Reno menjadi milik Nayla dan Nayla menjadi milik Reno.  Ini salah satu mimpi Nayla yang udah terwujud saat semuanya akan indah pada waktunya. Nayla selalu berdoa dan berharap kalau Reno lah cinta terakhirnya yang akan selalu bersamanya dan menemani nya menikmati keindahan dunia sampai akhir mereka menutup mata.



The end